Family Blog

Keluarga Bahagia

Infeksi Sebelum atau Semasa Hamil

Umumnya, infeksi pada ibu hamil lebih dikenal dengan infeksi TORCH, yang terdiri dari toksoplasma, rubela atau campak jerman, cytomegalovirus dan herpes simpleks. Selain itu, ada juga infeksi staphylococcus yang kemudian dikenal dengan istilah ACA (anticardiolypin). Ada lagi infeksi yang disebabkan clamida yaitu sejenis virus, namun infeksi ini tidak banyak terjadi di Indonesia.

Toksoplasma

Penyebab: Ada anggapan bahwa selama ini ibu hamil tidak boleh memelihara binatang seperti kucing, anjing, dan lainnya karena bisa menyebabkan toksoplasmosis. Sebenarnya, yang jadi penyebab infeksi toksoplasma adalah cysts atau oocysts yang hidup setelah melalui siklus pada binatang kemudian baru berpindah pada manusia. Contoh, kotoran kucing yang kering dan mengandung oocysts bercampur debu tertiup angin dan jatuh di rerumputan, kemudian rumput tersebut dimakan oleh kambing. Nah, daging kambing tersebut jika tidak dimasak matang akan masih mengandung cysts yang hidup. Ibu hamil yang mengonsumsi daging tidak matang itu beresiko mengidap tokso. Maka itu, ibu hamil haruslah mengonsumsi daging yang dimasak matang karena cysys-nya akan mati. Selain itu, oocysts ini juga bisa terbang bersama debu tertiup angin dan hinggap pada makanan kita atau makanan yang ada dipinggir jalan, misalnya. Jadi ibu hamil jangan makan di sembarang tempat yang kemungkinan besar terkontiminasi oocysys.

Baca selebihnya »

November 30, 2009 Posted by | Kehamilan, Kesehatan | 5 Komentar

Memilih Les Sesuai Karakter Anak

Tujuan dari les adalah mengembangkan karakter / kemampuan anak agar lebih positif. Banyak orangtua yang mengikutsertakan anaknya ke sebuah lembaga untuk mengikuti kursus/les atau memanggil guru les untuk private per mata pelajaran, agar diharapkan nantinya si anak dapat mengembangkan kemampuannya yang dirasa kurang terasah.

Di samping les mata pelajaran, les yang bersifat non akademis pun diburu para orangtua untuk sang anak, seperti sepakbola, renang, bulutangkis, catur, menggambar, menari, bela diri, melukis, balet dsb.

Les non akademis ini sebenarnya wajar saja, para orangtua menginginkan agar anaknya memiliki kelebihan yang dapat ditonjolkan dan dibanggakan dan manfaat dari les ini pun dapat berguna untuk mengoptimalkan minat dan bakat anak, serta mengembangkan kemampuan sosialisasi anak.

Jadi, semua jenis les itu adalah baik ,tetapi yang penting yang harus diingat oleh para orangtua adalah mengikuti les itu harus sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan si anak. Selain itu, orangtua harus pula memperhatikan karakter anaknya.

Baca selebihnya »

November 25, 2009 Posted by | Psikologis, Sekolah | Tinggalkan sebuah Komentar

Manfaat Tidur Bagi Bayi

Serba-Serbi Pola Tidur Bayi

Bagi seorang bayi, tidur tak hanya berarti istirahat, tapi juga saat istimewa untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Itulah sebabnya, banyak tidur akan membuat kondisi fisik dan emosinya lebih baik. Yuk, kenali serba-serbi tidur bayi seperti dijelaskan dr. Jo. Edy Siswanto, Sp.A., dari RSAB Harapan Kita, Jakarta.

Manfaat Tidur

Bagi bayi, tidur memiliki manfaat yang sangat besar untuk tumbuh kembangnya. Pertama untuk memberi kesempatan mengistirahatkan tubuh. Kedua, untuk memberi kesempatan meningkatkan proses metabolisme, yakni proses pengolahan pangan menjadi energi yang dibutuhkan. Saat tidur pertumbuhan fisik bayi akan terpacu. Dengan begitu, lama tidaknya tidur bayi berkait erat dengan pertambahan berat badan, tinggi badan, dan kesehatan fisiknya secara umum. Bayi yang tidurnya kurang biasanya pertumbuhan fisiknya tak sebagus bayi yang tidurnya cukup.

Manfaat lain dari tidur juga bisa disimak dari sebuah penelitian yang dilansir di London tahun 1998. Penelitian tersebut mengungkap bahwa bayi yang banyak tidur, perkembangan otaknya akan optimal. Mengapa demikian? Aktivitas tidur merupakan salah satu stimulus bagi proses tumbuh kembang otak. Hal ini bisa dimengerti karena 75% hormon pertumbuhan dikeluarkan saat anak tidur. Khususnya pada stage ketiga dan keempat tahapan tidur (lihat boks tahapan tidur, Red.).

Baca selebihnya »

November 24, 2009 Posted by | Bayi | 1 Komentar

5 Langkah Cara Membersihkan Kelamin Bayi

Perempuan

Membersihkan alat kelamin bayi perempuan harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Alasannya, letak vagina berdekatan dengan lubang anus. Struktur organ pada perempuan yang demikian itu, lebih memungkinkan mikroorganisme pada dubur pindah ke vagina.

Cara membersihkan:

  1. Ambil kapas bersih yang dibasahi air hangat, usapkan di daerah sekitar vagina dan lipatan-lipatan paha, terutama paha bagian dalam sampai pangkalnya.
  2. Ambil lagi kapas bersih yang telah dibasahi air hangat. Pegang kedua kaki si kecil dan angkat ke atas, bersihkan area sekitar vagina dan anus. Selalu di mulai dari bagian depan lalu ke arah belakang agar bakteri yang terdapat di sekitar anus tidak berpindah ke vagina. Bersihkan hanya di daerah bibir vagina saja, jangan menyentuh daerah yang lebih dalam lagi.
  3. Keringkan dengan tisu lembut yang tidak mudah sobek / kain yang bersih dan lembut.
  4. Setelah itu, bersihkan lagi daerah pantat, paha dan panggul dengan tisu lembut yang kering.
  5. Biarkan si kecil tanpa popok untuk beberapa saat agar bagian tubuh bawahnya terkena udara, setelah itu si kecil bisa dipakaikan popok.

Laki-Laki

Membersihkan kelamin bayi laki-laki lebih mudah dan aman karena struktur organ kelaminnya berada di luar, tidak di dalam seperti perempuan, apalagi jika kelamin bayi laki-laki yang sudah di sunat, lebih gampang untuk dibersihkan penisnya karena kulupnya sudah terbuka.

Cara membersihkan:

  1. Ambil kapas bersih yang telah dibasahi air hangat untuk membersihkan penis dan daerah sekitarnya. Untuk yang belum di sunat, saat dibersihkan, perlahan-lahan tarik kulupnya sampai kepala penis menyembul. Setelah itu kotoran yang menempel dibersihkan dengan waslap yang telah dibasuh air hangat.
  2. Ambil lagi kapas bersih yang telah dibasahi air hangat untuk membersihkan daerah sekitar pangkal paha termasuk lipatan-lipatannya.
  3. Sekarang bersihkan bagian anus dengan cara mengangkat kedua kaki si kecil, juga bersihkan lipatan-lipatan di sekitar anus.
  4. Bersihkan sekali lagi daerah yang akan ditutup popok, biarkan si kecil beberapa saat tanpa popok, hal ini bertujuan untuk mengeringkannya dan juga untuk menghindari air seni yang kemana-mana bila ia pipis lagi, tempelkan tisu yang tebal di penisnya sebelum dipakaikan popok.
  5. Bersihkan lagi bila ia pipis kembali, selanjutnya bersihkan dan keringkan dengan waslap yang lembut.

November 23, 2009 Posted by | Bayi | 1 Komentar

Cara Menghadapi Kemarahan Anak Dengan Bijak

Marah merupakan keadaan emosi / ekspresi ketidaksenangan yang muncul karena anak merasa diperlakukan tidak menyenangkan atau tidak terpenuhi keinginannya atau juga merasa tidak diperhatikan oleh orang-orang dilingkungan sekitarnya.

Pada masa balita / prasekolah, ekspresi pada kemarahannya lebih terlihat kuat jika dibandingkan pada masa batita. Karena hal ini berkaitan dengan perkembangan kognisi, mental, kemampuan berbahasa dan berkembangnya motorik kasar dan halusnya.

Mengekspresikan kemarahan, sebenarnya sah-sah saja dilakukan, karena dengan begitu, setidaknya si balita / prasekolah telah melepaskan dan menunjukkan kondisi emosinya. Tetapi si anak juga harus diarahkan bagaimana ia dapat mengelola dan mengekspresikan rasa marahnya dengan baik tanpa harus menyakiti diri sendiri, orang lain maupun merusak benda-benda yang ada disekitarnya.

Orangtua dapat mengetahui jenis-jenis ekspresi kemarahan si batita agar dapat melakukan penanganan yang tepat dan sesuai.

Baca selebihnya »

November 20, 2009 Posted by | Psikologis | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.