Family Blog

Keluarga Bahagia

5 Langkah Cara Membersihkan Kelamin Bayi

Perempuan

Membersihkan alat kelamin bayi perempuan harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Alasannya, letak vagina berdekatan dengan lubang anus. Struktur organ pada perempuan yang demikian itu, lebih memungkinkan mikroorganisme pada dubur pindah ke vagina.

Cara membersihkan:

  1. Ambil kapas bersih yang dibasahi air hangat, usapkan di daerah sekitar vagina dan lipatan-lipatan paha, terutama paha bagian dalam sampai pangkalnya.
  2. Ambil lagi kapas bersih yang telah dibasahi air hangat. Pegang kedua kaki si kecil dan angkat ke atas, bersihkan area sekitar vagina dan anus. Selalu di mulai dari bagian depan lalu ke arah belakang agar bakteri yang terdapat di sekitar anus tidak berpindah ke vagina. Bersihkan hanya di daerah bibir vagina saja, jangan menyentuh daerah yang lebih dalam lagi.
  3. Keringkan dengan tisu lembut yang tidak mudah sobek / kain yang bersih dan lembut.
  4. Setelah itu, bersihkan lagi daerah pantat, paha dan panggul dengan tisu lembut yang kering.
  5. Biarkan si kecil tanpa popok untuk beberapa saat agar bagian tubuh bawahnya terkena udara, setelah itu si kecil bisa dipakaikan popok.

Laki-Laki

Membersihkan kelamin bayi laki-laki lebih mudah dan aman karena struktur organ kelaminnya berada di luar, tidak di dalam seperti perempuan, apalagi jika kelamin bayi laki-laki yang sudah di sunat, lebih gampang untuk dibersihkan penisnya karena kulupnya sudah terbuka.

Cara membersihkan:

  1. Ambil kapas bersih yang telah dibasahi air hangat untuk membersihkan penis dan daerah sekitarnya. Untuk yang belum di sunat, saat dibersihkan, perlahan-lahan tarik kulupnya sampai kepala penis menyembul. Setelah itu kotoran yang menempel dibersihkan dengan waslap yang telah dibasuh air hangat.
  2. Ambil lagi kapas bersih yang telah dibasahi air hangat untuk membersihkan daerah sekitar pangkal paha termasuk lipatan-lipatannya.
  3. Sekarang bersihkan bagian anus dengan cara mengangkat kedua kaki si kecil, juga bersihkan lipatan-lipatan di sekitar anus.
  4. Bersihkan sekali lagi daerah yang akan ditutup popok, biarkan si kecil beberapa saat tanpa popok, hal ini bertujuan untuk mengeringkannya dan juga untuk menghindari air seni yang kemana-mana bila ia pipis lagi, tempelkan tisu yang tebal di penisnya sebelum dipakaikan popok.
  5. Bersihkan lagi bila ia pipis kembali, selanjutnya bersihkan dan keringkan dengan waslap yang lembut.

About these ads

November 23, 2009 - Posted by | Bayi

1 Komentar »

  1. tips yang bagussss

    Komentar oleh angga | Oktober 9, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: