Family Blog

Keluarga Bahagia

Gangguan Di Perut Semasa Hamil

1. Kembung

Perut kembung terjadi akibat peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan kinerja sistem pencernaan berjalan lambat, sehingga terdapat banyak gas di saluran pencernaan, itulah yang menyebabkan perut kembung.

Penyebab lainnya karena banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mudah membentuk gas, contohnya kol, apel, pir, soft drink, brokoli, keju, sereal dll.

Solusi: hindari makanan atau minuman yang dapat membentuk gas di saluran pencernaan atau konsultasi ke dokter Anda, biasanya akan diberikan obat yang mengandung enzim pencernaan.

2. Kulit retak

Permukaan kulit terlihat pecah-pecah atau membentuk garis-garis berwarna cokelat, biasanya terjadi di seputar perut yang mengalami pembesaran rahim dan dinding perut ibu. Semakin lama usia kandungan bertambah, maka peregangan kulit di perut akan semakin terlihat jelas. Pecah-pecah atau membentuk lekuk-lekuk garis tidak hanya terlihat diperut, biasanya juga dapat terjadi di pinggang, paha bahkan payudara.

Baca selebihnya »

Oktober 21, 2009 Posted by | Ibu, Kehamilan | 5 Komentar

Memulai Menyusui

Sebelum Mulai Menyusui Pertamakali

Selama masa kehamilan, sebaiknya anda mendiskusikan keputusan untuk menyusui dengan dokter anda, yang berkewajiban untuk mendukung keputusan tersebut dengan membantu menciptakan kondisi yang kondusif untuk mulai menyusui. Pada saat melahirkan, dokter dan staf rumah sakit sebaiknya membantu anda dengan:

  • Tidak menggunakan obat-obatan pada saat melahirkan, atau menggunakan obat-obatan hanya seminimal mungkin. Obat penghilang rasa sakit dapat mempengaruhi refleks hisap bayi.
    Memberi kesempatan anda untuk menyusui sesegera mungkin setelah melahirkan, kalau perlu pada saat anda masih di ranjang melahirkan apabila melahirkan secara normal. Kenapa? Sebab refleks hisapan bayi yang paling kuat terjadi hingga setengah jam setelah melahirkan.
  • Menyusui sesering dan selama yang bayi inginkan (demand feeding). Berada sekamar dengan bayi di rumah sakit (rooming-in) akan membantu mempermudah hal ini. Dengan demand feeding, ASI akan keluar lebih cepat, dan kemungkinan untuk mengalami payudara bengkak.

Baca selebihnya »

Oktober 13, 2009 Posted by | Ibu | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.