Family Blog

Keluarga Bahagia

Tidak Menangis Lagi Berkat Irama Monoton

Bayi rewel bikin grogi. Apalagi bagi ibu dan ayah yang baru memiliki anak pertama. Saat si kecil menangis pasti kita segera kelabakan mengeceknya, “Aduh pup, ya? Pipis? Lapar? Gerah?” Nah, kalau ternyata bayi dalam keadaan kenyang, popoknya tidak basah dan tidak kegerahan, kita bukannya tambah lega, tapi malah makin panik. “Aduh ada apa dengan bayiku?” Hal itu terjadi pada Laras. Anaknya, Kayla, yang belum genap berusia 2 bulan punya kebiasaan menangis saat menjelang sore. Padahal ya itu tadi, kondisi Kayla tampak baik-baik saja; baru saja menyusu pada ibunya, popoknya kering, dan tidak kegerahan. Namun entah kenapa Kayla tetap saja rewel. Digendong dengan cara apa pun dan oleh siapa pun tak reda jua tangisnya.

Sampai pada suatu hari, saking frustrasinya, Laras menyetel kaset Mr. Big milik suaminya untuk menghilangkan kepenatan akibat mendengar tangisan Kayla. Lantas, berkumandanglah lagu To Be With You yang merupakan favorit Laras. Tak disangka, si kecil langsung terdiam. Laras heran, “Ah, barangkali kebetulan,” begitu pikirnya. Tapi keesokan harinya kerewelan Kayla juga langsung mereda begitu terdengar lagu Mr. Big tadi. Bahkan Kayla bisa tertidur tenang. Ya, ampun!


Unik bukan? Memang betul, tetapi setidaknya dari situ kita dapat belajar bahwa suara pun dapat digunakan untuk menenangkan bayi yang sedang rewel. Ini sudah terbukti secara ilmiah dan ditulis William Sears, M.D., dan Martha Sears, R.N., dalam bukunya The Fussy Baby Book. Mereka bilang sebagian besar bayi rewel dapat ditenangkan oleh suara yang berirama monoton, memiliki ketukan lambat, atau berupa dengungan teratur disertai nada naik turun dari lambat menjadi keras atau dari keras menjadi lambat dengan pola suara berulang 60-70 ketukan per menit. Beberapa produk mainan bayi sengaja dibuat khusus untuk menyajikan suara seperti itu dan terbukti dapat menenangkan bayi untuk kemudian membuatnya tertidur pulas.

SUARA ALAT RUMAH TANGGA

Sears menekankan, selain mainan, beberapa suara peralatan rumah juga bisa digunakan untuk menenangkan bayi. Yang perlu disadari, bayi merupakan individu yang unik, yang tidak bisa disamakan satu dengan yang lain. Bayi Kayla mungkin menyukai beat yang terdapat pada lagu To Be With You. Lainnya baru tenang setelah mendengar tetesan air keran. Nah, tugas orang tualah untuk selalu menjajal suara apa yang bisa membuat bayi rewelnya menjadi tenang. Berikut beberapa suara yang bisa dicoba:

1. Detak Jam

Bagi sebagian orang dewasa, bunyi detak jam malah bisa mengganggu kenyenyakan tidur. Namun tidak demikian dengan bayi karena tik-tok-tik-tok jam bisa menenangkannya dari kerewelan. Sudah barang tentu jangan ada suara lain selain detak jam ini agar bayi bisa mendengarnya.

2. Aliran dan Tetesan Air

Sewaktu si kecil menangis, coba bawa ia ke dekat wastafel atau kamar mandi. Buka keran atau pancuran airnya. Menurut penelitian, suara aliran atau tetesan air dapat menghilangkan kerewelannya.

3. Vacuum Cleaner

Beberapa bayi dapat tenang setelah mendengarkan suara dengungan vacuum cleaner. Unik memang. Namun, agar tak perlu berulangkali menghidup-matikan benda tersebut, kita bisa merekamnya dalam kaset untuk kemudian memutarnya kembali saat dia mulai rewel.

4. Exhaust ( kipas penyedot gas atau uap)

Kalau kita memiliki kipas exhaust di kamar mandi atau dapur, manfaatkan suaranya untuk menenangkan bayi. Bawalah bayi yang sedang rewel ke dekatnya lalu nyalakan exhaust sambil mematikan lampu ruang dapur atau kamar mandi. Suasana gelap dan suara deru dari kipas angin juga diyakini dapat membuat bayi menjadi tenang.

5. Kipas Angin dan Air Conditioner

Nyalakanlah kipas angin atau AC ketika bayi sedang rewel. Aturlah jaraknya dengan kita sampai suaranya sudah dapat didengar oleh bayi.

6. Metronom

Mungkin tak semua keluarga memiliki metronom (alat pengatur kecepatan lagu). Tapi sebagai informasi saja, alat ini juga bisa menenangkan bayi karena memiliki ketukan suara teratur dan terdengar monoton. Pasanglah alat ini dengan kecepatan 60 ketukan per menit. Jangan mengatur tempo terlalu cepat karena bayi tidak terlalu menyukainya.

7. Air Terjun dan Ombak

Suara deburan air terjun dan ombak yang monoton juga dapat meredakan kerewelan bayi. Bila di rumah ada kolam hias dengan air terjun buatan, tentu tidak harus repot membawa bayi ke gunung atau ke pantai setiap kali rewelnya kumat. Namun bila tidak ada, buat saja rekamannya saat mengunjungi lokasi-lokasi tersebut. Yang lebih praktis lagi, carilah CD berisi kumpulan efek suara laut yang bisa dibeli di toko-toko kaset yang lengkap. Perdengarkan CD ini saat bayi mulai menangis. Rekaman suara ombak atau air pada keyboard atau komputer juga bisa dimanfaatkan.

8. Mesin Cuci

Pusing dengan bayi rewel padahal harus mencuci pakaian? Cobalah ajak bayi ke dekat mesin cuci, karena beberapa bayi bisa tenang saat mendengar suara dengungan atau adukan mesin cuci. Dudukan bayi di kursi mobilnya yang diletakkan di atas mesin cuci yang sedang dihidupkan. Beberapa bayi malah bisa tertidur nyenyak dengan cara ini. Namun ingat, jangan pernah meninggalkannya sendirian. Getaran mesin cuci dapat membuat car seat bergeser hingga terjatuh.

KEKUATAN MELODI SEDERHANA

Cara klasik dengan berdendang atau memperdengarkan musik tetap bisa menjadi langkah jitu mengatasi kerewelan bayi. Dendangkan lagu atau setelkan musik yang melodinya sederhana dan berirama lambat seperti beberapa di bawah ini:

1. “Nina Bobo” Ciptaan Sendiri

Kita bisa menciptakan lagu nina bobo versi sendiri. Namun, agar pas terdengar di telinga si kecil, cermati beberapa aturan mainnya dalam membuat lagu:

* Buat lagu dengan melodi yang lambat, nada naik turun dengan tema berulang. Pada akhir lagu usahakan suara semakin melirih dan menghilang. Pola lagu seperti ini sangat disukai bayi dan dapat membuatnya tenang. Lagu Nina Bobo yang sudah populer didendangkan merupakan contoh yang baik.

* Pilih lagu dengan nada simpel dan kata-kata yang mudah. Misalnya, “Waktunya tidur, waktunya tidur. Kayla sayangku, Kayla sayangku. Mama sudah lelah, Mama sudah lelah. cepatlah tidur, cepatlah tidur.”

* Agar tak bosan, variasikan dengan menggunakan versi lain. Untuk mencipta lagu, tak harus memiliki kemampuan bermusik kok. Yang penting ada naluri atau kepekaan apakah lagu yang kita buat dapat menenangkan bayi atau tidak.

* Nah, bila kita sibuk di luar rumah atau sedang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah, rekam lagu Nina Bobo yang kita ciptakan. Ketika bayi rewel, letakkan di dalam boks bayi kemudian bunyikan rekaman itu agar bayi dapat mendengarnya.

2. Medley Lagu-lagu Kesukaan Bayi

Banyak lagu atau instrumen yang diciptakan khusus untuk bayi. Namun, sulit bila bayi harus mendengarkan seluruh lagu dalam satu kaset. Terlebih bila ia hanya senang pada satu lagu atau hanya menyukai intro dan refrain-nya saja. Kalau demikian, coba buat medley sendiri. Pilihlah lagu-lagu atau bagian-bagian dari lagu-lagu yang benar-benar disukai bayi, lalu rekamlah satu per satu hingga menjadi medley. Pastikan bahwa kita juga menyukai medley tersebut karena mau tidak mau kita akan sering mendengarnya juga.

3. Musik Klasik

Musik yang paling baik untuk menenangkan bayi adalah musik klasik. Sebagian besar bayi suka dengan musik klasik yang memiliki tempo tetap dan lambat dengan dinamika yang naik turun, seperti musik Mozart dan Vivaldi. Tak hanya bayi, orang dewasa yang mendengarkan musik klasik dapat dibuat relaks. Kalau bisa gunakan pemutar kaset atau CD yang bisa otomatis memutar balik atau memutar ulang sendiri karena beberapa bayi tidak sabaran menunggu musik klasik favoritnya diperdengarkan lagi. Lagi pula player otomatis itu bisa membantu usaha kita meninabobokan bayi dengan lebih lancar.

4. Rekaman Tangisan

Terkadang bayi bisa dibuat tenang oleh suara tangisannya sendiri. Lucu, bukan? Coba rekam suaranya kala ia menangis dan kemudian bunyikan saat ia mulai rewel. Bunyi tangisannya sendiri akan membuat bayi terkejut dan diam.

HINDARI BUNYI BLENDER DAN MUSIK ROCK

Perlu diketahui, tidak semua suara yang berasal dari peralatan rumah tangga disukai bayi. Suara blender misalnya, sangat tidak disukai karena suara putaran motornya sangat cepat dan hilang timbul tak beraturan. Jika hendak menggunakan blender, pastikan si kecil tidak ada dalam satu ruangan. Kalau perlu, pindahkan ia ke ruang lain sebelum menjadi rewel berkepanjangan.

Bayi umumnya juga tidak menyukai musik rock, heavy metal, trash, house music atau musik apa pun yang memiliki ritme terlalu cepat. Musik jenis ini kebanyakan malah membuat emosi bayi meningkat. Bila kita ingin menikmati musik jenis ini, pastikan bayi tidak sedang berada di dekat kita. Atau kalau kita sedang berusaha menenangkannya, jauhkan suara-suara musik itu dari pendengarannya.

(sumber: buku The Fussy Baby Book karangan William Sears, M.D., dan Martha Sears, R.N.)

Oktober 10, 2009 - Posted by | Bayi

1 Komentar »

  1. Good day very nice web site!! Guy .. Excellent ..
    Superb .. I will bookmark your web site and take the feeds also?
    I am glad to search out numerous helpful info here in the post, we
    want work out extra techniques in this regard, thanks for
    sharing. . . . . .

    Komentar oleh http://finance.yahoo.com/news/acd-features-updated-sears-promotion-181500862.html | Agustus 18, 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: