Family Blog

Keluarga Bahagia

Bila Si Kecil Demam

Orangtua mana yang tidak cemas, khawatir dan panik jika si kecil sedang sakit <demam>. Namun yang perlu diingat, rasa kepanikan yang berlebihan tidak akan memecahkan masalah, justru jika kepanikan, rasa was-was, khawatir dan segala jenisnya muncul saat si kecil demam, maka kita sebagai orangtua akan bingung dan tidak tahu harus melakukan apa. Jadi, bersikaplah tenang dan cari solusinya apa yang sebenarnya yang menjadi penyebab demam si kecil dan tidak lupa berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya.

Sebenarnya demam bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala penyakit yang umumnya karena peradangan atau infeksi. Kita selalu beranggapan bahwa anak demam berarti anak sedang sakit panas, memang itu tidak sepenuhnya salah. Tapi jika kita melihat rujukan dari buku Home Doctor karya dr. Michael P., panas dan demam dibedakan berdasarkan istilah. Pada demam, batasan suhu bertahan pada 37°C, sementara pada panas, suhu dasar di atas 38°C sebagai akibat dari adanya infeksi.

Jika suhu badan si kecil tidak melebihi 38°C, maka anak masih di stadium gejala adanya suatu penyakit, belum dikatakan bahwa si kecil sakit, tapi tetaplah harus diwaspadai dan angan meremehkan demam pada si kecil. Dan yang perlu orangtua ketahui, bahwa demam itu sesungguhnya pertanda mekanisme pertahanan tubuh si kecil berfungsi dengan baik yang sedang berperang melawan suatu penyebab dari infeksi di tubuhnya. Jika tubuh mengetahui ada kuman yang masuk, secara otomatis suhu tubuh akan meningkat yang tujuannya adalah mematikan kuman yang beredar di aliran darah, karena beberapa bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi akan tumbuh subur pada suhu tubuh normal, maka dari itu meningkatnya suhu tubuh akan membantu tubuh melawan bakteri dan virus. Suhu tubuh diatur oleh hipotalamus yang berperan memberikan alarm bagi sistem pertahanan tubuh pada saat tubuh terinfeksi kuman.

Jika si kecil sedang demam, biasanya menunjukkan gejala-gejala seperti, dehidrasi, badan lemah, berkeringat, menggigil, sakit kepala, sakit otot dan nafsu makan menurun. Segera lakukan penanganan lebih lanjut untuk mencegah kemungkinan terjadinya kejang dan dehidrasi jika si kecil mengalami tanda-tanda seperti itu.


Demam pada si kecil juga dapat terjadi karena munculnya gigi baru, karena proses tumbuhnya gigi akan mengakibatkan perlukaan pada gusi, sehingga otomatis kuman akan masuk dan terjadilah infeksi yang menyebabkan demam.

Tips-tips saat si kecil demam

1. Ketika demam, banyak cairan tubuh hilang. Berikan cairan elektrolit agar tubuh tak terjadi dehidrasi. Atau beri anak minum sesering mungkin.

2. Hindari pemakian selimut dan pakaian yang terlalu tebal, karena akan menghambat panas tubuh yang keluar.

3. Agar suhu tubuh tak semakin tinggi, kompreslah dengan air suam-suam kuku. Karena dengan air yang suam-suam kuku diharapkan pori-pori terbuka, sehingga memudahkan pengeluaran panas dari tubuh.

4. Jika anak mempunyai riwayat kejang, cegar agar ia jangan sampai demamnya terlalu tinggi.

5. Bawa segera ke dokter jika demam pada anak di bawah usia 2 tahun berlangsung lebih dari 24 – 48 jam, dan anak di atas 2 tahun berlangsung lebih dari 48 – 72 jam.

6. Namun, penanganan yang cepat dan tepat untuk ditangani oleh yang ahli saat si kecil demam, itu lebih baik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

November 6, 2009 - Posted by | Kesehatan

1 Komentar »

  1. saya pernah dengar kalo anak demam tidak boleh dikompres,alasannya pori pori nya kebuka,kalo dikompres ntar gimana gitu..

    btw, link dah kepasang gan…cekidot..

    (pemberian kompres pada anak yang demam dapat mengurangi suhu panas pada tubuh selain penggunaan baju yang tipis dan dapat menyerap keringat. kompres juga dapat meminimalisir kejang akibat panas yang tinggi. thanks…blog udah dipasang)

    Komentar oleh jasadh | November 10, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: